Wisata kuliner, pantai dan sejarah di Banten

2 01 2012

Libur tlah tiba. Ya, liburan sekolah anak-anak sekaligus long-weekend pada tanggal 24-26 Desember 2011 kemarin memang terlalu menarik jika dilewatkan begitu saja di rumah. Lalu kami pun merencanakan liburan dengan menginap di daerah Carita. Dari hasil riset kecil2an yang kami lakukan, ternyata beberapa resort dan penginapan di wilayah Anyer sudah tidak menyenangkan untuk bermain di pantai, karena white sandy beach nya sudah habis tersapu ombak beberapa tahun yang lalu. Hiks hiks… 😦 Dan akhirnya kami pun memperoleh penawaran menarik untuk paket long weekend kemarin dari Mutiara Carita Cottages.

Merasa sayang untuk hanya menghabiskan waktu di pantai saja, maka kami berangkat jam 6 teng pada hari Sabtu pagi itu, lalu menuju ke Banten Lama, Serang (exit tol Serang Timur). Banten Lama terletak kurang lebih 10 km dari gerbang tol. Kita akan disambut gapura bertuliskan “Selamat Datang di Kota Banten Lama”. Jangan khawatir, papan penunjuk arah ke Banten Lama banyak ditemui sepanjang jalan kok 🙂 (Note: jika anda akan pergi ke Banten Lama di pagi hari, memang jalanan sangat lancar dan tidak macet, namun anda harus mempersiapkan bekal sarapan dari rumah, karena dapat dikatakan tidak ada tempat makanan yg recommended disini 😦 )

Banten Lama adalah sisa-sisa kejayaan Sunda jaman dahulu. Letaknya yg strategis membuat pelabuhan Banten ramai dengan perdagangan internasional, dan sempat menggantikan Malaka sebagai pusat perdagangan di Asia Tenggara. Lada menjadi komoditas utama untuk diekspor ke Eropa. Bahkan karena rempah yang satu ini, Kesultanan Banten sampai menempatkan dua duta besarnya di London! Tapi sekarang sisa-sisa kejayaannya cuma tinggal puing-puing saja. Karena Belanda sudah membumihanguskan Banten.

Di Banten Lama yang merupakan kota kuno jaman kerajaan Sunda jaman dahulu tersebut, kami mengunjungi beberapa situs disana, diantaranya yaitu Benteng Spellwijk,  Vihara Avalokitesvara, Masjid Agung Banten, dan Masjid Pacinan Tinggi. Berikut ini keterangan situs tersebut :

Benteng Spelwijk
Benteng buatan Belanda, yang dibangun untuk pertahanan. Konon dahulu dilengkapi ribuan meriam.

Sekarang tinggal reruntuhannya saja, dimana anak-anak akan senang bermain perang-perangan disana.

 

Masjid Agung Banten

Wajib kunjung! Lihat bangunan menaranya yang khas. Tapi yang unik masjid ini punya dua kubah. Konon salah satu kubahnya terbang berpindah dari Masjid Agung Cirebon! Dan memang masjid tua di Cirebon itu tidak punya kubah 😀

 

Vihara Avalokitesvara
Ini adalah salah satu vihara tertua di pulau jawa. Tapi yang berdiri sekarang sudah bukan lagi bangunan aslinya. Vihara ini dibangun untuk para pengikut istri Syarif Hidayatullah, yang memang beristrikan seorang Putri Cina. Salah satu bukti toleransi umat beragama di zaman dahulu.

Masjid Pacinan Tinggi

Kondisi bangunan masjid yang aslinya dibangun dengan arsitektur China bernuansa lokal ini memang sangat mengenaskan. Sebagaimana terlihat dalam foto, hanya inilah sisa reruntuhan yang ada. Namun situs ini merupakan salah satu bukti akulturasi antara kaum pendatang dengan penduduk lokal.

photo courtesy of mbak Dien

 

Nah, setelah puas berwisata, kami pun kembali ke jalan tol Merak dan mengarah ke exit tol Cilegon Timur (hati2 kena macet parah kalau keluar di Cilegon Barat). Setibanya di jalan raya Anyer, kami pun mampir di Mercusuar Anyer (Anyer Lighthouse) yang terletak tak jauh dari pasar Anyar. Mercusuar Anyer ini merupakan saksi biksu gelombang tsunami saat Krakatau meletus 27 Agustus 1883.

 

 

 

Dan setelah puas berjalan-jalan, akhirnya kami tiba di lokasi penginapan pas jam makan siang. Lalu kami menghabiskan waktu selama 2 hari dan 2 malam untuk berkumpul bersama keluarga dan melakukan berbagai aktivitas pantai disana, seperti berenang, memancing, banana boat, dan lain sebagainya. (Note: white sandy beach di lokasi inipun sudah hampir habis…)

Kami bertolak kembali ke Jakarta pada hari Senin siang, namun kali ini dengan rute yang berbeda. Dari Mutiara Carita kami mengarah ke kota Labuhan yang hanya berjarak sekitar 10km untuk menikmati makan siang maknyus di Rumah Makan Bu Entin yang terletak hanya 200m dari pasar labuhan. Rumah makan ini menyediakan menu aneka seafood bakar lezat dengan harga yang sangat sangat sangat murah!! 😀

(must try: otak-otak bakar dan sate manis) 😉

Sluurpp... yummyyy...

Setelah kenyang, kami kembali melanjutkan perjalanan ke Jakarta melewati kota Pandeglang dan Serang. Bagi yang senang konvoy atau touring bareng, treknya sangat menarik nih, tidak terlalu ekstrim tapi juga tidak mengantukkan. Tak jauh dari kota Pandeglang, jangan lupa untuk mampir ke Duren Jatuhan Haji Arif (DJHA), dimana kita bisa langsung menikmati duren berbagai ukuran dengan rasa lezat dan harga murah tentunya! DJHA ini memiliki fasilitas lapangan parkir yang luas, toilet bersih dan mushalla sehingga nyaman untuk beristirahat sejenak. Setelah puas memborong duren, kami kembali ke Jakarta melalui gerbang tol Serang Timur. Oh ya, jangan lupa mampir ke toko oleh2 sebelum gerbang tol, untuk membeli sate bandeng khas Serang yang terkenal itu.

Tak disangka yah, ternyata Banten memiliki berbagai spot yang menarik untuk berwisata! mulai dari wisata sejarah, pantai, hingga wisata kuliner! Totally worth to try! Dibawah ini adalah hasil hunting foto di pantai Carita, yang hanya menggunakan kamera ponsel 😉

Krakatoa Sunrise

Lonely Broken Bridge

Angry Sea at Dusk

 

Special thanks to mbak Dien Tj untuk foto mercusuarnya dan masakannya waktu di Carita, @ari_suryaputra untuk info wisata sejarahnya, dan om @auliamondi untuk info wisata kuliner serta menjadi “GPS” sepanjang perjalanan, hehehe…

See you on the next trip!

Advertisements

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: