9 02 2014

The Lego Movie.
Ada yang sudah nonton? Saya cukup terkesima saat nonton film ini kemarin. Saya belum pernah review film sebelumnya, dan tulisan inipun bukan review film. Tulisan ini hanya sekedar bahasan ala warung kopi mengenai pesan dalam film tersebut. Film keluarga yang begitu ringan, seru, tapi sarat pesan dan filosofi yang cukup berat namun mengena bagi semua anggota keluarga.

Pelajaran yang dapat diambil oleh anak2 dalam film ini cukup banyak, misalnya bahwa pada dasarnya manusia memiliki sisi baik & buruk, dimana pada akhirnya kebaikan akan dapat mengalahkan keburukan dalam diri kita. Nilai lainnya yaitu bahwa sesungguhnya musuh terbesar kita adalah diri sendiri. Dalam kaidah sosial kemasyarakatan, mereka juga dapat belajar bahwa dengan kerjasama yg baik dalam suatu team berdasarkan saling percaya, mereka akan dapat mencapai tujuan bersama.

Biasanya kebanyakan film kartun “hanya” mengutamakan pesan bagi anak. Tapi yang ini tidak. Pelajaran sederhana akan pentingnya cinta dan sikap berbagi dalam keluarga seolah menohok para orangtua (termasuk saya) yang cenderung bersikap egosentris, sikap yang kadang lebih kekanak2an daripada sang anak. Dan hiburan paling menyenangkan bagi saya adalah diselipkannya teori2 filsafat, mulai dari teori filsafat eksistensi klasik ala Heraclitus dan modern ala Jean-Paul Sartre, konsep psikologi dari Sigmund Freud, hingga prinsip rasionalisme milik Socrates.

It was totally an entertaining movie, because everything is awesome!

View on Path

Advertisements

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: