Transformers: The Age of Extinction: the new age movie

25 06 2014

Film2 sci-fi/ fairy tales pasca the lego movie seolah mengusung genre baru, nilai baru. Tiap film sekarang mengandung pesan filosofi yang dalam sehingga menggelitik penonton untuk berdialektika. Jaman keemasan film bioskop akhirnya kembali, dimana perbedaan antara si jahat dan baik tidak hanya melulu hitam-putih atau abu2, melainkan penuh warna. Para tokoh dalam film pun seolah keluar dari cerita untuk mengajak kita berpikir lebih dalam mengenai arti dan tujuan hidup, mengenai eksistensi kita sebagai manusia.

Hal inilah yang menarik dari film Transformers: The Age of Extinction yang sudah diputar di Indonesia mulai hari ini. Optimus Prime bukan lagi hanya robot pembela kebenaran, melainkan juga seorang filsuf, seorang Guru, seorang pemimpin yang ideal.

Kenapa saya sebut sebagai “seorang”? Kan dia hanya robot?

Nah, kedalaman filosofi film inilah yang bisa membuat kita memanusiakan seorang robot seperti Optimus Prime. tuh kan, “seorang” lagi!

Advertisements




Ikan Gurame Goreng Acar Kuning

23 06 2014

Pagi ini dapet orderan masak ikan dari anak tercinta. Mau goreng ikan, kok ya bosen ya makan goreng2an terus. Sedikit oprek2 dapur, jadilah ikan gurame goreng saus acar kuning alakadarnya. Yang mau ngincipin boleh lho nyobain resep ini.. 😊

20140623-142602.jpg

Bahan:
1kg ikan gurame
4bh jeruk nipis
Seruas jahe, diparut
1bh tomat
2btg daun bawang, iris serong
1btg serai, digeprek
3bh cabe merah besar
2btg wortel, diiris korek api
2bh timun, dikupas, buang bijinya, potong tipis bentuk setengah lingkaran
Garam, gula, air, minyak

Bumbu (diulek):
6 siung bawang merah
2 siung bawang putih
1 btr kemiri, disangrai
1 ruas kunyit, disangrai
Garam

Cara masak:
1. Lumuri ikan dengan air jeruk nipis (2bh), diamkan k.l. setengah jam. Cuci bersih, lalu goreng 3/4 mateng. Tiriskan.
2. Tumis bumbu, jahe dan serai sampe wangi.
3. Masukkan cabe, wortel, timun, air, garam dan gula. Aduk rata, diamkan sampai wortel matang.
4. Masukkan ikan, aduk rata.
5. Masukkan daun bawang, tomat dan air jeruk nipis (2bh), aduk rata sebentar, selesai deh.

Bon apetite! 😉





Kalah Jadi Abu, Menang Jadi Arang

11 06 2014

Serunya pertandingan politik di berbagai social media akhir-akhir ini membuat saya tiba-tiba teringat cerita Harry Potter and the Goblet of Fire. Dalam 3 babak pertandingan memperebutkan piala api itu, ternyata semua para cajur (calon juara) berbuat curang, termasuk Harry, walau kecurangan itu diluar kehendak mereka. Semua cajur sudah mengetahui tugas/ pertanyaan yg akan diberikan pada setiap babak karena ada pihak2 yg membocorkan tugas/pertanyaan tsb, sehingga para cajur bisa mempelajari terlebih dahulu pertanyaan yg akan diberikan. Seperti yg sudah diketahui bersama, pertandingan berakhir dengan kematian Cedric Diggory di babak final, dan Harry Potter berhasil meraih piala api bergilir beserta sekantung galleon yang ia berikan kepada si kembar Weasley. Tapi kemenangan itu sia-sia bagi Harry, karena walaupun ia menjadi Juara, seumur hidupnya ia didera rasa bersalah karena kematian Cedric.

See? Kalah jadi abu, menang jadi arang.








%d bloggers like this: