Transformers: The Age of Extinction: the new age movie

25 06 2014

Film2 sci-fi/ fairy tales pasca the lego movie seolah mengusung genre baru, nilai baru. Tiap film sekarang mengandung pesan filosofi yang dalam sehingga menggelitik penonton untuk berdialektika. Jaman keemasan film bioskop akhirnya kembali, dimana perbedaan antara si jahat dan baik tidak hanya melulu hitam-putih atau abu2, melainkan penuh warna. Para tokoh dalam film pun seolah keluar dari cerita untuk mengajak kita berpikir lebih dalam mengenai arti dan tujuan hidup, mengenai eksistensi kita sebagai manusia.

Hal inilah yang menarik dari film Transformers: The Age of Extinction yang sudah diputar di Indonesia mulai hari ini. Optimus Prime bukan lagi hanya robot pembela kebenaran, melainkan juga seorang filsuf, seorang Guru, seorang pemimpin yang ideal.

Kenapa saya sebut sebagai “seorang”? Kan dia hanya robot?

Nah, kedalaman filosofi film inilah yang bisa membuat kita memanusiakan seorang robot seperti Optimus Prime. tuh kan, “seorang” lagi!

Advertisements

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: