Info Terkini Haji Khusus Indonesia 1436 H / 2015 M

15 03 2015

“Labbaik allaahumma labbaik…”

Kali ini saya mau share mengenai info terkini Haji Khusus Indonesia periode tahun 1436 H/ 2015 M yang saya peroleh pagi ini dari ustadz M. Hafiz, Lc di Cibubur.

Sebagaimana telah kita ketahui, sejak tahun 2013 yang lalu kuota jamaah haji di seluruh dunia berkurang sebesar min.20% sebagai dampak proyek perluasan Masjid al-Haram yang menutup banyak area masjid. Tidak hanya itu. Di tahun 2013 yang lalu bahkan terjadi tambahan pemotongan kuota sebanyak 20% setelah para jamaah melakukan pelunasan pembayaran, sehingga total kuota yang terpotong adalah sebanyak 40%. Konsekuensinya, para jamaah yang batal berangkat di tahun tersebut harus diberangkatkan di tahun berikutnya, sementara kuota jamaah haji belum kembali normal. Selain itu, ternyata dari total kuota jamaah haji khusus (yang sudah berkurang 20%) itu masih dikurangi lagi untuk para petugas pendamping jamaah haji.

Saat ini, waktu tunggu terlama untuk haji reguler bisa mencapai 18 tahun, sedangkan untuk haji khusus bisa mencapai 7 tahun. Hal ini disebabkan oleh banyak hal, seperti pertumbuhan penduduk dan ekonomi masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim, dan juga peningkatan ilmu aqidah mayoritas masyarakat. Faktor lainnya yaitu adanya fasilitas perbankan berupa dana talangan haji yang memungkinkan para calon jamaah untuk mendapatkan nomor porsi secara dini yang dibayar dengan cara mengangsur. Efek samping dari fenomena ini adalah tingginya angka pembatalan maupun penundaan keberangkatan calon jamaah haji dikarenakan mereka belum mampu melunasi biaya haji pada tahun keberangkatan. Sebagai akibatnya, nomor porsi mereka menjadi berstatus “dorman/ tidur”.

Mengingat panjangnya antrian calon jamaah haji, maka untuk mensiasati “porsi tidur” tsb agar tidak mubadzir, pemerintah kini memberlakukan fasilitas “Batal/Tunda Lunas/Ganti” (BTLG). Sistem BTLG ini mensyaratkan bahwa bilamana ada calon jamaah haji yang batal/menunda keberangkatannya, maka calon jamaah haji yang belum mendapat porsi untuk berangkat pada tahun tersebut dapat menggantikan posisi calon jamaah haji yang batal tadi sepanjang memenuhi ketentuan sbb:

  1. Merupakan calon jamaah haji dari perusahaan travel yang sama (penggantian berlaku per travel agent). Sebagai contoh, di travel A ada 2 orang batal berangkat, maka yang berhak menggantikan adalah 2 orang di travel A tsb. Sebaliknya, jika di travel A tidak ada yg batal berangkat, maka tidak ada orang yg berhak di travel A, walau di travel B ada 10 orang yang batal berangkat.
  2. Telah mendaftar sebelum 1 Juli 2013
  3. Bersedia membayar pelunasan ONH yang bersangkutan dan membayar dana talangan pelunasan ONH “porsi tidur”, dimana dana untuk “membangunkan porsi tidur” ini akan dikembalikan pemerintah kira2 sebulan setelah seluruh proses ibadah haji selesai dilaksanakan. Ilustrasinya begini: jika X batal berangkat di tahun 2015 ini, maka jika Y (yang merupakan jamaah dari travel agent yang sama) ingin menggantikan X harus membayar pelunasan ONH Y sebesar US$ 4000 ditambah talangan pelunasan ONH X sebesar US$ 4000, jadi total yang harus segera dibayar Y adalah US$ 8000. Adapun dana talangan X US$ 4000 tadi akan dikembalikan ke rekening Y sebulan setelah seluruh proses ibadah haji selesai dilaksanakan.
  4. Diberikan berdasarkan sistem “urut kacang” dalam travel agent yang sama.

Jadi, kita harus punya “tabungan nganggur” sebesar US$ 4000 yang tidak akan digunakan selama setengah tahun jika ingin berangkat haji lebih cepat.

Berikut ini timeline pembayaran pelunasan ONH dan update nomor porsi (Prediksi) yang bisa berangkat di tahun 2015 ini.

Kuota nasional adalah “kuota tidur” yang tidak terpakai karena dalam travel agent yg bersangkutan ada fasilitas BTLG yg tidak dimanfaatkan, sehingga travel agent tab menyerahkannya kepada pemerintah untuk dibagikan kepada calon jamaah haji khusus lainnya di Indonesia. Prioritas kuota nasional diberikan kepada:

  1. Lansia > 83 tahun;
  2. Jika ada suami-istri yang terpisah tahun keberangkatan; dan
  3. Jika ada orang tua-anak yang terpisah tahun keberangkatan, dimana si anak adalah mahrom atau pendamping orang tuanya.

Biaya haji minimal untuk haji khusus ditentukan oleh pemerintah. Untuk harga paket haji (all in) biasanya mengikuti kebijakan masing2 travel agent, tergantung maskapai dan hotel yang digunakan. Ilustrasi berikut ini bisa jadi pedoman, dimana biaya yg ditampilkan adalah biaya minimum (quad sharing, sekamar berempat). Untuk biaya triple dan double sharing masing2 biasanya berjarak sekitar US$ 500.

Nah, untuk itinerarynya ada kemungkinan akan berubah mulai tahun ini untuk haji khusus, untuk mengurangi kepadatan jemaah haji pasca ibadah haji.

Demikian infonya sementara, semoga bermanfaat. Silahkan mulai menghitung tabungan dan menghubungi travel agent anda, siapa tahu ada calon jamaah yang menunda/ membatalkan keberangkatannya dan anda berkesempatan untuk memanfaatkan fasilitas BTLG.

Semoga kita semua diberi kemudahan dan kelancaran dalam menunaikan rukun Islam yang kelima ini dan semoga menjadi haji yang mabrur.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

Dan haji mabrur tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga.” (HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349). An Nawawi rahimahullah menjelaskan, “Yang dimaksud, ‘tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga’, bahwasanya haji mabrur tidak cukup jika pelakunya dihapuskan sebagian kesalahannya. Bahkan ia memang pantas untuk masuk surga.” (Syarh Shahih Muslim, 9/119)

“Labbaik allaahumma labbaik…”

Advertisements







%d bloggers like this: